Kebiasaan Sederhana Para milyader yang Bisa Anda Tiru

Labels this post :
Membicarakan orang kaya ternyata tidak melulu soal barang-barang mewah. Membicarakan itu malah membuat kita tertipu. Bukan hal baik yang dapat kita ambil dari sepak terjang bisnis dan perilaku bisnisnya, malahan gaya hidup yang justru membuat kita semakin terjerambab pada kekurangan.
Oleh sebab itu, kami mencoba mengumpulkan dari berbagai sumber tentang perilaku-perilaku sederhana yang juga dapat kita lakukan sehari-hari. Entah Anda percaya atau tidak, bahwa perilaku atau sikasikap berikut dapat membantu kita menggapai sukses berbisnis, akan tetapi penting bagi kami untuk menginformasikan kepada Anda.
Berikut rangkuman sikap dan perilaku sederhana para milyader tersebut;

Menampung Saran, Mendengarkan Kritik
Milayder buka hadir tiba-tiba menjadi orang kaya raya. Mereka memulai dengan berbagai bahasan diskusi, masuka dan juga kritik. Tanpa itu semua, tentu saja mustahil usaha yang ditekuni dapat berkembang atau bertahan hingga sekarang.
Tidak suka menerika kritik sama saja dengan tidak menginginkan mendapat masukan. Jika tidak ada saran dan masukan yang masuk pada kehidupan Anda, mustahil terjadi sebuah perubahan, atau stidaknya mengamankan posisi kehidupan Anda sekarang.

Kebiasaan Sederhana Para milyader yang Bisa Anda Tiru
Kunci Sukses
Menelpon Hanya 5 Menit
Saat saudara, teman, ataupun kolega Anda sedang menikmati hari special, luangkan waktu untuk menghubunginya. Tidak butuh berlama-lama berbicara dengan telpon, cukup 5 (lima) menit saja.
Membatsai percakapan 5 menit ini dilakukan oleh banyak milyader untuk menyapa banyak orang. Mengapa, sebab rahasia sukses milyader adalah kemampuan membagi waktu dan membangun relasi sukses dengan para mitranya.

Daftar Larangan
Bisa jadi Anda stagnan dalam bisnis dan pengembangan pribadi. Jangan Anda pikir bahwa terhentinya Anda atau bisnis Anda berkembang ini dikarenakan minimnya pengembangan diri Anda. Akan tetapi sebenarnya yang terjadi adalah karena perilaku atau sikap atau tindakan tidak perlu atau bahkan kontradiktif dengan produktifitas Anda.
Untuk itu, cara sederhana orang-orang kaya ini dapat Anda tiru: membuat catatan larangan atas diri sendiri. Anda boleh melakukan apa saja, asal tidak melakukan larangan tersebut. Trik ini terbukti berhasil menghentikan kebiasaan buruk orang-orang kaya dalam bersikap.

Mudah Bergaul
Bagi pebisnis, memiliki sikap terbuka kepada banyak orang dengan berbagai karakter itu wajib. Anda bisa bergaul dengan orang miskin, orang kaya, orang berilmu, orang terbelakang, dan lain sebagainya. Anda juga dapat bergaul dengan lintas profesi, baik guru, buruh, petani, pedagang, dan lain sebagainya.
Pergaulan itu penting untuk membuka kerangka berfikir yang positif terhadap segala sesuatu. Minimnya pergaulan akan menyempitkan rongga berfikir kita, sekaligus mengecilkan koneksitas kita dengan peluang-peluang bisnis. Mengapa, sebab seberapapun kaya Anda, produk Anda bisa saja dibeli oleh orang dari berbagai latar belakang tersebut.

Percaya Diri
Para milyader tidak mungkin tertunduk lesu. Aspek ekonomi mungkin banyak membuat banyak orang terengah-engah, murung hingga menundukkan kepala. Akan tetap, tahukah Anda bahwa para orang kaya tersebut sejatinya juga dihinggapi berbagai persoalan yang bisa saja melemaskan otot-otot kita, baik persoalan hutang, inflasi, ketidak pastian, atau juga banyak persoalan lain terkait hubungannya dengan relasi, suadara, teman juga keluarga.
Tapi sikap percaya diri tetap hadir saat mereka bertemu dengan banyak orang. Kepercayaan diri tersebut memberikan energy dan sugetsi yang positif bahwa kehadiran Anda menyelesaikan banyak persoalan yang sebetulnya juga bergelnyut pada banyak orang sekitar Anda.

Sikap Tenang
Tenang adalah karakter khusus yang banyak dimiliki oleh para milyader yang melangkahkan hidupnya dari bawah. Mereka bekerja dengan cermat dan tidak tergesa-gesa, tidak mudah panik dan mampu beradaptasi dengan baik pada situasi dan kondisi yang terjadi. Orang-orang kaya yang bergerak dari usaha kecil rata-rata memang memiliki pembawaan yang menghanyutkan tanpa “mendeburkan ombaknya”.
Sikap tenang tersebut penting agar tidak terjadi kecerobohan atau melakukan tindakan yang konyol. Sikap tenang bukan berarti sikap santai. Bersikap tenang adalah menyelesaikan persoalan yang terjadi dengan mengambil sikap secara rasional, positif dan tentu keberanian untuk melakukannya.

Menghargai Uang
Milyader sukses merengkuh kesuksesannya dengan cara mencintai uangnya. Bagi kita tentu bukan bermaksud untuk membesarkan dan menuhankan uang. Lebih tepatnya adalah sikap yang tumbuh dari internal tentang pendapatnya bagaimana harus mengelola keuangan.
Penghargaan terhadap uang bukan berarti pelit. Bahkan banyak para milyader yang justru mencapai kesuksesannya karena sikapnya yang dermawan. Menghargai uang dapat kita artikan sebagai sikap paada pembelanjaan yang tepat sasaran, bukan kesis-siaan. Ada waktu khusus bagaimana kita harus menyimpan rapat uang kita, da nada waktu pula yang tepat untuk mengeluarkannya. Jangan asal-asalan dalam membelanjakan uang Anda.

Sibuk
Kami tidak menuliskan kerja keras, tapi lebih memilih kata “sibuk”. Ya, memang inilah sikap orang-orang kaya. Mereka memiliki kesibukan yang penuh setiap harinya. Anda tidak perlu menafsirkan harus bekerja keras. Akan tetapi buatlah hari-hari Anda semakin padat dengan segala aktifitas yang produktif.
Jika Anda pekerja pada sebuah perusahaan, tambahkan kesibukan Anda dengan melakukan sesuatu di luar pekerjaan. Atur waktu untuk membagi waktu antara bekerja, keluarga, teman, dan tambahkan aktifitas untuk menambahkan kesibukan Anda. Sekali lagi, Anda tidak perlu beranggapan bahwa itu kerja keras. Cukup sebagai “kesibukan” yang harus dijalani.

Menikmati Hidup di Saat yang Tepat
Kadang kita melihat orang kaya melakukan wisata ke berbagai Negara, dengan aktifitas refreshing luar biasa, menginap di hotel dan berselancar dengan banyak hiburan lain. lalu, apakah ini berarti mereka hidup foya-foya, dan selalu bersenang-senang tanpa batas setiap hari?
Tentu saja tidak, mereka merencanakan hari ebrsenang-senang dalam episode khusus dibalik rutinitas dan kesibkan hariannya. Oleh sebab itu, tundalah segala sesuatu yang menyenangkan tersebut agar dapat dikumpulkan pada kesempatan yang lebih baik. Sama halnya dengan orang berpuasa, maka kenikmatan saat berbuka adalah waktu dan moment yang tepat untuk menikmati hidangan makanan.

Tidak Menunda
Persoalan yang datang segera saja ditangani. Permasalahan yang muncul jangan dibiarkan lama menganggu produktifitas Anda. Orang-orang kaya cukup cekatan dalam menyelesaikan persoalannya. Orang kaya juga jarang melakukan penundaan atas tanggungjawab yang diemban.
Salah satu sikap positif terhadap diri kita memang sigap dan melaksanakan pekerjaan atau tanggunjawab kita. Menunda pekerjaan tidak hanya akan membuat terbengkalainya pekerjaan kita, akan tetapi juga dapat memunculkan persoalan baru pada sikap sehari- hari kita. Menunda adalah kebiasaan paling buruk yang dibenci oleh orang-orang kaya.
Sebetulnya banyak sikap-sikap dari orang kaya yang dapat kita tiru, sebagai referensi bagaimana agar kita mempunyai kesempatan pula untuk menjajaki menjadi orang yang sukses. Beberapa sifat atau sikap tersebut seperti disiplin, motivasi dalam diri yang bagus dan konsisten, mempunyai fokus yang baik, melakukan segala sesutau dengan kesungguhan, dan tentu saja tekadnya yang menggebu.
Demikian ringkasan sikap para milyader yang dapat kita contoh sebagai bahan renungan dan inspirasi. Selanjutnya adalah bagaimana menata sikap kita, lalu praktekkan. Jangan sampai Anda hanya tahu dan tidak melakukannya.



Share it :

About Me : Teguh Firmansyah

Only Blogger Rumahan Yang Sedang Meniti Jalan Kesuksesan.

Related Posts

HIMBAUAN BERKOMENTAR
1. Harap Tidak Komen Dengan Menggunakan Link Aktif
2. Komentar Bukan Spam
3. Isi Komen Tidak Bersifat SARA
4. Komentar Harus Relevan